PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) mulai tertarik dalam menyalurkankredit kepemilikan rumah (KPR) bersubsidi dengan skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP). Untuk tahun ini, Bukopin menargetkan dapat menyalurkan KPR FLPP untuk 5.000 unit rumah di seluruh Indonesia.

"Kami baru mulai untuk menyalurkan FLPP ini. Sementara baru ada di Malang.Di sana ada sekira 200-400 unit rumah yang disalurkan FLPP oleh Bukopin," kata General Manager Pengembangan Bisnis Bank Bukopin Adhi Bramantya saat penandatanganan MoU dengan ADRealty di Jakarta, Sabtu (19/1/2013).

Adhi mengungkapkan, target keseluruhan pembiayaan KPR/KPA Bank Bukopin tahun ini sebesar Rp2 triliun dengan customer (pelanggan) sebanyak 19 ribu. Di mana Rp1 triliun nya ditargetkan bisa disalurkan di wilayahJabodetabek dan Rp1 triliun sisanya untuk luar Jabodetabek.

"Meskipun target pembiayaan terbesar Bank Bukopin masih pada sektor UKM dan mikro, tapi ami tertarik untuk pembiayaan di segmen kredit konsumer (KPR/KPA). Apalagi melihat masyarakat segmen middle class pertumbuhannya luar biasa. Selain itu demand tinggi dan potensi pasar properti yang cukup baik," papar Adhi.

Ditambahkannya, penyaluran KPR/KPA Bank Bukopin pada tahun lalu (2012) mencapai Rp1 triliun, dengan penyeluran terbesar juga ada di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). (NJB)Property Sumut -